About

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Maret 2013


NASI HANGAT VS PINDANG TULANG
KHAS MASAKAN KOMERING

Bahan :
-          2 Batang Serai
-          1 Batang Laos
-          Kunyit secukupnya
-          Asama kandis
-          Garam
-          Cabe merah
-          Bawang Merah, bawang putih
-          Penyedap rasa sapi
Cara membuat :
-           Tulang kerakap atau tulang kaki sapi pertama direbus dulu kurang lebih 1 jam dengan menggunakan arang ,  kemudian masukkkan bumbu yang berasal dari campuran Serai, laos, dan kuntit yang dimemarkan kemudian masukkan gilingan dari garam dan bawah merah, bawang putih.

-          Setelah itu aduk perlahan lahan jangan sampai tumpah karena kalau tumpah mubajir

-          Lalu masukkan cabe merah beserta asam kandis dan terakhir masukkan penyedap rasa sapi beserta daun kemangi agar rasadan aromanya lebih menyatu dan enak dilidah

-          Setelah itu jadi dech dan siap untuk di santap bersama nasi hangat









TUMPI ... Makanan Khas Hari Raya Islam


Tumpi ………………….   
Makanan ini tentunya tidak lagi asing bagi masyarakat Gumawang BK.10 khususnya Suku Komering Betung yang kebetulan itu adalah suku saya sendiri. Makanan tumpi ini sangat lah akrab dengan hari raya besar islam terutama hari raya idul fitri dan idul adha, maka dari itu tumpi ini tidak pernah absen  karena dihari ini lah semua sanak keluarga berkumpul. Balik menuju kerumah orang tua atau kampung halaman masing-masing setelah bertahun-tahun berpisah untuk merantau dan menyantapnya bersama sanak keluarga tercinta setelah menunaikan ibadah sholat Id.
Tetapi perlu di ingat kalau tumpi yang berasal dari daerah saya ini berbeda dengan di daerah lain dikarenakan tumpi ini dibuat dari campura n beras dan santan kelapa, berbeda dengan tumpi yg sering dijual dipasaran bersama lambing sari, bugis, dan makanan laen yang terbuat dari ketan itam maupun putih.
Tumpi ini juga sangatlah enak rasanya sehingga setelah matang bisa langsung disantap tanpa  harus di campur dengan Rendang atau opor berbeda dengan ketupat yang bahannya hanya dari beras dan dibungkus dengan daun kelapa muda yang dirangkai. Tetapi biala ingin menyantapnya bersama rendang ata u opor maka Tumpi akan terasa lebih nikmat.
Untuk pembuatannya juga sangatlah mudah
Alat dan Bahan :
-          Beras 2Kg yang sudah bersih
-          2 buah Kelapa yang sudah tua
-          Daun Pisang Secukupnya
-          Tali Rafia
-          Panci
-          Arang atau Kayu bakar

Cara Membuatnya :
-          Pertama-tama Cuci beras sampai bersih
-          Parut kelapa dan peras untuk diambil santannya
-          Jemur daun pisang sampai layu agar pada saat pembungkusan daun tidak robek
-          Masukkan campuran antara beras dengan santan kelapa aduk sampai mendidih dan kering
-          Bungkus campuran beras dengan kelapa yang sudah kering tadi dengan daun pisang kemudian ikat dengan menggunakan tali raffia.
-          Kemudian masukkan di panci dan rebus tumpi yang sudah dibungkus tadi.

Tip :
Agar hasil lebih enak gunakan arang untuk proses pematangan




















         ***  Selamat Mencoba  semoga menjadi makanan alternative di hari Raya ***

Sabtu, 02 Maret 2013

Sambal Caluk ..

Sambal Caluk
Teman Makan malam


Sambal caluk merupakan teman yang enak untuk menemani santap malam anda terlebih kecika cuaca seperti sekarang ini seperti di daerah Gumawang yang lagi musim penghujan.

Selain itu proses pembuatannyapun sangatlah mudah dan kita semua dapat dengan mudah untuk membuatnya. karena bahan-bahannya mudah untuk di dapatkan baik di pasar tradional dan diwarung2 terdekat dirumah anda.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuatnya adalah :
- Tomat merah 2 buah
- Cabe rawit dan cabe besar secukupnya
- Garam 1 sendok makan
- Caluk / terasi yang sudah di panggang
- Bawang merah, Bawang Putih
- Gula merah secukupnya

Cara membuat :
 - Goreng terlebih dahulu tomat, cabe, beserta  bawang ya sampai aroma ya keluar
-  kemudian ulek semuanya dengan menggunakan ulekan
-  tambahkan gula merah untuk menambahkan rasa khasnya
-  Sambal Calukpun siap untuk di nikmatin






Rabu, 27 Februari 2013

Rujak Es Krim

Rujak Es Krim Khas Gumawang


MAKAN es krim yang dipadukan dengan rujak, bagaimana ya rasanya? Mungkin terdengar aneh, tapi siap-siap ketagihan bila sudah merasakannya.

Rujak Es Krim Gumawang BK. X milik H.Kodir memang memadukan antara rujak serut dengan es krim. Bila Anda memesannya, maka rujak dihidangkan bersama toppinges krim dengan empat varian rasa.

Rujaknya sendiri terdiri dari serutan buah bengkoang, ketimun, kedondong, mangga, dan ubi merah segar yang diberi olahan bumbu kacang. Sementara, es krimnya terdiri dari empat varian rasa, yaitu alpukat, coklat, kelapa, dan durian.

Menurut H.Kodir, rujak es krim sebenarnya adalah es puter. Namun, karena teksturnya yang lembut sehingga dinamakan es krim. Pembuatannya pun menggunakan santan dan susu, dengan rasa buah-buahan berasal dari buah asli, bukan pasta rasa buah.

Sensasi rujak dengan rasa asam yang tidak terlalu pekat, manis, dan segar dengan dingin lembutnya es krim menjadikan Rujak Es Krim Djogja ini sering diserbu pada jam makan siang. "Rasanya seru, ada pedas, asam, manis, dan segar, rasanya nyambung dan enak," kata Mamat, pemilik Rujak Es Krim Djogja.

Rujak es krim ini telah dikenal hingga wilayah Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Bahkan, pakar kuliner Bondan Winarno telah mengakui kesegaran dan lezatnya Rujak Es Krim Gumawang

"Pak Ari dari Kelanarasa dan Pak Bondan Winarno beberapa kali mengajak saya untuk mengikuti festival kuliner di Kalimantan dan Sulawesi. Di Balikpapan dua kali, Samarinda, Banjarmasin, dan Makassar dua kali," lanjutnya.

Bila ingin mencoba rujak es krim, Anda bisa langsung mendatangi gerobak Rujak Es Krim Gumawang milik H. Kodir  di Jalan NusaIndah  (Samping Pintu Masuk Taman Singa Apur), Gumawang BK.X, Sumatera Selatan. Harga per porsinya Rp6.000. Gerobak ini biasa mangkal dari pukul 09.00 WIB hingga 20.00 WIB. (ftr)